KARAWANG | BENANG MERAH . MY.ID , SMKN 2 Karawang mendapatkan Dana Bantuan Operasional Sekolah tahun 2024 - 2026 sebesar 8, 5 M , SMKN 2 Karawang dengan jumlah siswa siswi sebanyak 2162 orang , tahap 1 sekolah tersebut menerima aliran dana boss tahun 2024 sebesar Rp 1.704 .240.000 pada tanggal 18 Januari 2024 tahap ke 1 sedang tahap ke 2 sekolah tersebut menerima aliran dana nilai yang sama pada tanggal 9 Agustus 2024
Pada tahun 2025 sekolah tersebut menerima aliran dana BOS regulir ada 2 tahap , tahap 1 sekolah menerima aliran dana BOS reguler sebesar Rp 1.700.190.000 pada tanggal 22 Januari 2025 , tahap ke 2 sekolah tersebut menerima aliran dana bos reguler dengan nilai yang sama , pada tahun 2025 dengan jumlah siswa siwa sekitar 2099 orang
Laporan kepala SMKN 2 Karawang ke mentrian terhadap penggunaan aliran dana BOS tahap 1 untuk pengembangan perpustakaan senilai Rp 120.654.290 , untuk Administrasi kegiatan sekolah Rp 450.639.395 , langganan daya dan jasa sebesar Rp 94.935.000 , sedang untuk pemeliharaan saran dan prasana sekolah senilai Rp 348.551.256 , penyediaan alat multi media pembelajaran Rp 159.583.400 penyelenggaraan bursa kerja khusus , praktek kerja lapangan di dalam negeri , pemantauan kebekerjaanb, pemagangan guru , dan lembaga sertifikasi profesi pihak pertama sebesar Rp 90.796.800 , kompetensi kemampuan bahasa inggris berstandar internasional dan bahasa asing lainya bagi kelas akhir SMK atau SMALB sebesar Rp 1765 600 total dana Rp 1.704.403.127
Awak media benang merah konfirmasi ke pihak sekolah SMKN 2 Karawang pada hari Senen 15 September 2026 , tapi sama satpam awak media benang merah di suruh ngisi biodata KTP sama KTA nya dipotocopy untuk mengisi biodata , awak media benang merah mengikuti prosedur pihak SMKN 2 Karawang
Awak media benang merah bertanya kepada pihak satpam , kemana ibu kepsek nya , satpam SMKN 2 Karawang menjawab bahwa Bu kepsek nya anaknya sedang sakit bahwa ibu kepsek tidak masuk sekolah , biodata ke SMKN 2 untuk media benang merah etimasinya sampai satu Minggu baru di panggil di duga pihak sekolah tidak mau di konfirmasi oleh pihak media
Redaksi
0 Komentar